Badan Eksekutif Mahasiswa

Universitas Sanata Dharma

BERITA

Realitas Perempuan Indonesia di Masa Kini (Sebuah telaah perkembangan feminisme di Indonesia)
Kacamata Driyarkara November_Meritokrasi dan Nepotisme dalam Perekrutan Calon Anggota Organisasi
Akumulasi Nilai Lomba Esai BEM USD 2021
BENTALA SADHAR Pertambangan Emas Sangihe: Tenggelam dalam Kerusakan
GASLIGHTING: Pentingnya Memahami Kekerasan Emosional
Pergaulan bebas, Salah parenting, Remaja, atau Lingkungannya?
BENTALA SADHAR : Krisis Air Di Yogyakarta
BENTALA SADHAR : Badak dan Cula Terakhir
DARURAT IKLIM : TANGGUNG JAWAB SIAPA?
hal. 1  ...  4  5  6  
Rapat Koordinasi Rekruitmen Relawan Pengawas Pilkada 2015
23 September 2015
Rapat Koordinasi Rekruitmen Relawan Pengawas Pilkada 2015 :: BEM

        Senin, 21 September 2015 diselenggarakan rapar koordinasi rekrutmen relawan pengawas Pilkada 2015 bersama dengan Bapan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Hotel Cakra Kembang, Jalan Kaliurang, Yogyakarta. Dalam rapat dan pertemuan perdana ini, hadir Bapak Mohammad Najib selaku Ketua Bawaslu DIY, Ibu Sri R. Werdiningsih sebagai Pimpinan Bawaslu DIY (Divisi Penindakan Pelanggaran) dan Bagus Sarwono sebagai salah satu anggota Bawaslu DIY. Pemilu Pilkada ialah mekanisme pendelegasian kedaulatan rakyat kepada mereka yang hendak memegang kekuasaan pemerintahan. Dipaparkan Ketua Bawaslu DIY bahwa pemilu adalah kompetisi politik yang rentan terjadinya pelanggaran. Untuk menjamin kualitas diri dan integritas diri diperlukan  adanya pengawasan di seluruh tahapan dan aspek pemilihan oleh pengawas Pemilu.

            Bawaslu mengundang tidak hanya aktivis mahasiswa melainkan juga mengundang seluruh perwakilan Guru PPKN dari setiap SMA/K di Kabupaten Sleman. Pelaksanaan Pilkada itu sendiri pada bulan Desember mendatang. Untuk mempersiapkan hal tersebut ada beberapa strategi yang harus dilakukan oleh Pengawas yakni melakukan pencegahan terhadap potensi pelanggaran dengan melalukan tindakan, langkah-langkah, upaya-upaya dalam mengoptimalkan dan mencegah secara dini pelanggaran. Para pengawas yang terpilih ini juga harus melalui tahapan-tahapan Pilkada yang benar dan sah, yakni pemutakhiran daftar pemilih, pencalonan dan penetapan paslon, kampanye, pegadaan dan distribusi logistik, rekapitulasi, dan penetapan hasil. Pengawas dapat melakukan pengawasan dengan cara memetakan potensi pelanggaran di masing-masing wilayah kerja pengawasan, menemukan trend pasangan, memgidentifikasi dan pilih skala prioritas objek pengawasan, dan menyusun kebijakan tentang fokus pengawasan. Hal tersebut diungkapkan oleh Ibu Sri R. Werdiningsih sebagai Pimpinan Bawaslu DIY (Divisi Penindakan Pelanggaran).

            Bagus Sarwono sebagai salah satu anggota Bawaslu DIY juga mengungkapkan sebenarnya siapa saja yang diperkenankan untuk dapat menjadi relawan Pengawas Pilkada 2015 ini,yakni mereka yang merupakan warga yang tinggal di Daerah Istimewa Yogyakarta yang sudah memiliki hak, non partisipan, bukan pengurus Parpol, bukan calon/tim sukses/tim pemenangan.

            Berikut ialah prinsip kerja relawan yakni menjadi relawan pengawasan pemilihan bersifat sukarelawan (volunterisme), memberikan informasi dugaan pelanggaran pemilih sebagai mata dan telinga pengawas pemilihan, informasi dugaan pelanggaran pemilihan akan direspon pengawasan pemilihan sesuai jenjangnya, relawan memberikan informasi dianjurkan juga menyampaikan pengawasan pemilihan tempat merekrut untuk record and controlling, dan hasil respon pengawas pemilihan atas informasi relawan perlu dilaporkan ke lembaga satu tingkat diatasnya dan ke relawan pemberi informasi.

            Rapat Koordinasi Rekrutmen Relawan Pengawas Pilkada 2015 ini berlangsung dari pagi hingga sore dan secara otomatis yang hadir dalam acara ini sudah pasti akan menjadi relawan Pengawas Pilkada 2015. (CRD)

 @bemusdyk     @bemusdyk     usd.ac.id/bem     bemusd@usd.ac.id