Badan Eksekutif Mahasiswa

Universitas Sanata Dharma

BERITA

STAFF MUDA 2021
Dampak dan Pengaruh Pandemi Terhadap Kesehatan Mental
Kekerasan dan Pelecehan Seksual Terhadap Perempuan di Tengah Pandemi
Suara Alam, Suara Kita : " Kerusakan Lingkungan Di Tengah Hiruk Pikuk Penggunaan Internet"
LGBT : HAM vs Hukum Aceh. Siapakah Juaranya?
Kajian Bencana Alam
Polemik Pemberian Hukuman Mati Pelaku Korupsi di Masa Pandemi
Daftar Anggota BEMU 2021
E-SERTIFIKAT LOMBA POSTER INFOGRAFIK BEM USD 2020
E-SERTIFIKAT LOMBA ESAI BEM USD 2020
hal. 1  2  3  4  5  
Kementrian PSDM : Menari Itu Bergerak
30 July 2015
Kementrian PSDM : Menari Itu Bergerak :: BEM

    Kementrian Pemberdayaan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sanata Dharma (BEM USD) pada hari Kamis, 04 Juni 2015 menggelar bincang-bincang seni budaya humaniora “Rasa (h) Ngibing” - Menari Adalah Bergerak.  Kegiatan diselenggarakan di Hall Selatan, Kampus III USD Paingan ini diadakan berawal dari visi-misi Presiden BEM USD 2015 Andreas Rahardjo dan wakilnya, yang ingin mencoba menggali dan berpikir kritis tentang fenomena goyang yang ada pada saat ini yang erotis dan secara tidak langsung memperlihatkan anggota tubuh dan hanya mengejar popularitas saja dengan seni tradisi yang sudah ada sejak jaman dahulu kala.

    Acara bincang-bincang tersebut menghadirkan pembicara Didik Nini Thowok (Penari Nasional Asal Yogyakarta). Acara ini dihadiri lebih dari  70 orang peserta yang terdiri dari mahasiswa USD, Universitas Gajah Mada, Universitas Atma Jaya , dan beberapa sanggar tari yang ada di Yogyakarta.

    Diungkapkan oleh Didik Nini Thowok bahwa edukasi dan pemahaman seni tradisi saat ini sangat kurang, apalagi di negara kita ini. Dari jari-jari tangan kita saja mengandung arti yang berbeda-beda. Salah satunya mengacungkan jempol dengan keempat tangan lain menekuk itu artinya “manggakne” mempersilahkan. Dalam seni tradisi yang ditampilkan juga tergantung pada tujuannya, memang ada yang bertujuan untuk prostitusi. Untuk cara mempertahankan seni tradisi kembali pada personal. Erotis atau tidak suatu gerakan seni tradisi itu tergantung dari yang menyajikan tarian tersebut.

    Selain Bincang-bincang seni budaya humaniora dengan Didik Nini Thowok, acara ini juga menampilkan hiburan. Hiburan yang berupa tari yang ditampilkan Nawas mahasiswi dari Bimbingan Konseling USD. (AOCY)

 @bemusdyk     @bemusdyk     usd.ac.id/bem     @bemusdyk     bemusd@usd.ac.id