Mengenal E-Farmasi: Bagaimana Sistem Pelayanan Apotek Online di Indonesia?

Seiring berjalannya waktu, perkembangan teknologi dan informasi semakin pesat. Teknologi sudah merambat ke dalam seluruh kegiatan sehari-hari. Hal ini tentunya mempermudah masyarakat karena segala sesuatunya sudah dapat dikerjakan secara online (daring). Begitu pula untuk memperoleh obat, jika sakit pasien dapat memperoleh obat melalui apotek online dengan menggunakan handphone dengan melalukan pemesanan obat melalui aplikasi maupun website dari apotek yang bersangkutan. Pengiriman informasi peresepan obat dapat dilakukan tanpa menulis dikertas, alias paperless. Jika dibayangkan, penerapan E-Farmasi terasa sangat menguntungkan dapat diterapkan dengan baik. Namun, tentunya banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum program ini berjalan sukses, mengingat objek dari program ini adalah ‘obat’ yang pada dasarnya dapat menyembuhkan dan mematikan.

Pada hari Sabtu, 14 Maret 2020 lalu. Tim Kajian Kabinet Parama (KARMA) telah melaksanakan kajian online pertama pada tahun 2020 ini. Dengan membawa topik ‘Mengenal E-Farmasi: Bagaimana Sistem Pelayanan Apotek Online di Indonesia?’, pelaksanaan kajian dilakukan secara online dengan metode diskusi pada masing-masing grup kelas. Kajian online I ini diikuti oleh seluruh kelas dari angkatan 2017 hingga 2019. Diskusi berjalan lancar dan para peserta menyimak dan aktif bertanya.

Dengan adanya kajian online ini, diharapkan teman-teman memperoleh informasi yang dapat menambah wawasan mengenai perkembangan farmasi Indonesia, sehingga nantinya dapat memahami dan ikut mengkritisi isu yang ada dalam dunia kefarmasian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *