S2 Pendidikan Matematika

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Sanata Dharma

<< WEB FAKULTAS

BERITA

GURU REVOLUSI 4.0 MAGISTER PENDIDIKAN MATEMATIKA USD
25 September 2018
GURU REVOLUSI 4.0 MAGISTER PENDIDIKAN MATEMATIKA USD :: S2 Pendidikan Matematika
Kegiatan ini merupakan kegiatan formasi reflektif mahasiswa yang kelima kalinya dilaksanakan oleh Program Studi Magister Pendidikan Matematika. Kegiatan ini berfokus pada materi 4C (creative, critical thinking, communicative, collaborative) yang terangkum dalam tema “Guru Revolusi 4.0”. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat merefleksikan ilmu pedagogi yang selama ini telah dimiliki, sehingga peserta dapat memperbaiki implementasi pedagogi yang dirasa kurang memberikan makna pada siswa serta memberikan gambaran kepada mahasiswa untuk menjadi pendidik yang handal pada abad 21 ini.
Kegiatan Formasi Reflektif ini telah dilaksanakan di Wisma Maya Kaliurang, Yogyakarta pada hari Sabtu (22/9). Pesertanya adalah 27 mahasiswa Magister Pendidikan Matematika dari angkatan ketiga (2016 ganjil) sampai angkatan keenam (2018 ganjil). Kegiatan yang berlangsung sabtu siang sampai Minggu siang terdiri dari 4 sesi. Sesi 1 adalah pengenalan Universitas dan Program Studi, sesi 2 adalah Critical Thinking dan Creativity, sesi 3 adalah sesi Collaboration dan Communication (outbond) dan sesi 4 adalah “Pedagogi Ignatian untuk Pendidikan 4.0”.
 
Sesi 1: Pengenalan USD, FKIP dan Prodi S2 PMAT.
Sesi I disampaikan oleh bapak Andy Rudhito selaku ketua program studi S2 PMAT. Pak Andy menjelaskan latar belakang diadakannya kegiatan Formasi Reflektif yaitu karena kebutuhan mahasiswa. Mahasiswa membutuhkan pengalaman tambahan selain perkuliahan. Demi pengembangan diri mahasiswa sebagai calon pendidik di masa depan.
Selanjutnya pak Andy secara ringkas menjelaskan profil USD dan FKIP . dan kemudian secara khusus menjelaskan kurikulum dan proses pembelajaran S2 PMAT USD yang bercirikan pedagogi Ignasian. Proses pembelajaran yang dimulai dengan konteks-pengalaman-refleksi-aksi-evaluasi. Pada bagian akhir pak Andy menyampaikan rencana-rencana program dan kegiatan yang harus disiapkan mahasiswa. Diantaranya adalah Field Trip, Tutorial/ Penelitian kepada calon mahasiswa USD, Presentasi seminar-seminar dan talkshow sekaligus peluncuran buku.
 
Sesi 2: Sesi II berjudul “Critical Thinking and Creativity”.
Pada sesi II peserta diminta untuk mendiskusikan dan mencari solusi dari sebuah masalah nyata dalam pendidikan matematika. Masalah tersebut adalah kesulitan siswa dalam menjawab soal matematika dasar. Terjadi diskusi yang menarik dan juga berbagi pengalaman dari peserta yang berasal dari Indonesia Timur. Sebagai guru matematika kita harus bisa mengatasi masalah yang dialami siswa dan bagaimana meningkatkan keterampilan Critical Thinking and Creativity.
Pada sesi ini juga, diberikan refleksi kepada peserta tujuannya agar peserta dapat merefleksikan apa yang sudah dijalani selama ini. Dengan mengetahui tujuan mereka menjadi guru, diharapkan mereka mampu bertahan dan mempersiapkan diri secara tepat di era revolusi industri 4.0 ini dengan tetap berpegang teguh pada ajaran sang Guru sejati. 
 
Sesi 3: Sesi III berjudul “Collaboration and Communication
Pada sesi III diisi dengan kegiatan outbound. Peserta dibagi dalam tiga kelompok. Outbound diawali dengan pemanasan dan senam. Ada lima  permainan yang disiapkan panitia dalam outbound, yaitu: tebak ekspresi, estafet balon, blind leader, dan kereta terpanjang. Semua permainan tersebut mengasah keterampilan untuk berpikir kritis, berpikir kreatif, berkolaborasi, dan berkomunikasi. Salah satunya saat game kereta terpanjang. Pada game ini masing-masing kelompok berusaha keras membuat timnya menjadi kelompok dengan deretan terpanjang. Peserta bolhe menggunakan apa saja yang saat itu dibawa sebagai penyambung (dompet, kartu, tali sepatu, ikat pinggang, badan, dll), tidak diperkenankan melepas baju (bagi yang putri). Di sini kerja sama antar anggota kelompok dan kreativitas peserta dalam menysun strategi diuji dan semua kelompok mampu membuktikan kekompakkannya.
 
Sesi 4: Sesi IV diisi dengan pemaparan materi oleh Romo Eko.
Pada bagian awal, romo menyampaikan gambaran tentang revolusi 4.0. Revolusi 4.0 sudah dimulai dan ada dihadapan kita. Keterampilan abad ke 21 (Critical Thinking-Creativity-Collaboration-Communication) harus dimiliki oleh pendidik dan anak didik. Dalam penyampaian materinya romo menampilkan beberapa video diantaranya adalah video dari Amazon Go yang bercerita tentang revolusi industri 4.0. Romo menampilkan pula sebuah video kritik yang bercerita tentang sistem pendidikan yang seharusnya meningkatkan kreativitas siswa bukan malah memenjarakan pikiran siswa. Romo menjelaskan pandangan St. Ignasius Loyola tentang dunia. Kemudian menjelaskan Pedagogi Ignasian. Romo berpesan kepada peserta bahwa sebagai guru kita tidak boleh anti teknologi. Revolusi 4.0 sudah di hadapan kita semua jadi kita harus mampu menyesuaikan diri dan terus berusaha dan berdoa demi kemajuan pendidikan.
 
Peserta menikmati kegiatan ini, dalam salah satu evaluasi kegiatan ada yang menyampaikan bahwa mendapatkan banyak gambaran sebagai guru di era revolusi 4.0 ini. Mahasiswa tersebut menghimbau agar adanya tindakan nyata dari kegiatan ini dan berkesinambungan berupa buku ataupun tulisan reflektif.
Melalui kegiatan formasi reflektif ini, Prodi berharap mahasiswa Magister Pendidikan Matematika dapat menjadi pendidik yang memiliki kemampuan sesuai dengan abad 21, dimana mereka dituntut untuk memiliki kemampuan Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, dan Creativity and Innovation.
 
Oleh : Florianus Nay




Home
Profile
Berita
Agenda
Fasilitas
Akademik
Pengumuman
Pendaftaran Mahasiswa Baru
Bahan Ethnomathematics
Bahan Sistem Dinamika Diskrit
Materi Perkuliahan Semester Gasal
Publikasi & Prestasi Mahasiswa
Materi Perkuliahan Semester Genap
Pelatihan Guru
Download Buku-buku Panduan
Pedoman Praktek Pembelajaran Matematika
hal. 1  2  
© 2022 - S2 Pendidikan Matematika - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Sanata Dharma Yogyakarta