Sidang Terbuka Sumpah/Janji Apoteker USD Angkatan 42

01/04/2022

Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma (USD) mengadakan Sidang Terbuka Pengambilan Sumpah/Janji Apoteker Angkatan 42 pada Selasa, 23 Maret 2022. Sidang terbuka tersebut dilaksanakan secara kombinasi yaitu luring di Ruang Drost Kampus III USD dan daring melalui aplikasi Zoom, dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube Fakultas Farmasi USD. Pelaksanaan sidang terbuka diawali dengan menyanyikan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembukaan siding oleh Dekan Farmasi Dr. apt. Yustina Sri Hartini, kemudian pembacaan Surat Keputusan oleh Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Dr. apt. Agatha Budi Susiana Lestari yang menyebutkan mahasiswa yang memenuhi syarat dan dinyatakan lulus dalam yudisium sebanyak 58 mahasiswa. Pengambilan sumpah dipandu oleh Dra. Apt. Suzana Indah Astutik, M.Si., selaku anggota Komite Farmasi Nasional (KFN), dilanjutkan dengan penandatanganan Surat Lafal Sumpah/janji Apoteker, Sertifikat Profesi, Sertifikat Kompetensi, dan Surat Tanda Registrasi Apoteker (STRA).

Usai pelafalan sumpah, kegiatan dilanjutkan dengan mendengarkan sambutan-sambutan. Sambutan petama dari anggota KFN menyampaikan bahwa Apoteker yang akan menjalankan praktik wajib memiliki STRA. Proses pengajuan STRA dapat dilakukan mandiri secara daring dan diterbitkan secara elektronik (e-STRA). Tujuan e-STRA adalah untuk mempercepat dan mempermudah proses penerbitan STRA dan transparansi status penyelesaian berkas.

Sambutan kedua dari Ketua Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia DIY yaitu Dr. apt. Nanang Munif Yasin, M.Pharm. yang menyampaikan bahwa pelantikan ini istimewa karena apoteker ini dinyatakan lulus sesuai dengan Standar Kompetensi Apoteker Indonesia. Prosesi pengambilan sumpah janji merupakan model yang paling ideal dibandingkan dengan pelantikan dan pengambilan sumpah tenaga kesehatan lain karena diatur dalam peraturan Menteri Kesehatan RI yang melibatkan 3 pemangku kepentingan yaitu pemerintah, Ikatan Apoteker Indonedia (IAI), dan Universitas Sanata Dharma. Pentingnya meningkatkan potensi apoteker karena IAI dibentuk untuk memunculkan apoteker yang profesional sehingga mampu untuk meningkatkan kualitas hidup sehat bagi setiap manusia. IAI juga mengikuti perkembangan revolusi teknologi 4.0 dalam memberikan pelayanan bagi anggota misalnya melalui aplikasi SIAP.

Sambutan ketia dari Rektor USD Drs. Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D. yang menyampaikan bahwa untuk menjadi unggul diperlukan semangat seperti visi misi apoteker itu sendiri. Rektor juga berharap sebagai seorang apoteker hendaknya dapat menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki, tidak hanya mengunggulkan kemampuan diri dan melihat kebutuhan masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan sikap komplementasi (semangat untuk saling melengkapi) untuk selalu bekerja sama dan sinergi guna menjadi pribadi yang unggul.

Acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada apoteker yang berprestasi, yaitu apt. Paulina Dwi Hapsari, S.Farm., mendapat penghargaan Dexa Group, apt. Abraham Oliver Harjono, S.Farm., mendapatkan penghargaan Novell Award, dan apt. Ghozi Dafa Sadit, S.Farm., mendapatkan penghargaan lulusan terbaik USD. Acara ditutup dengan menyanyikan lagu Hymne Sanata Dharma dan doa syukur.

 kembali