Magister Manajemen

Fakultas Ekonomi - Universitas Sanata Dharma

<< WEB FAKULTAS

BERITA

Green Entrepreneurship Training (GET) Se-Kevikepan DIY - Angkatan IX (Hari Pertama)
23 February 2019
Green Entrepreneurship Training (GET) Se-Kevikepan DIY - Angkatan IX (Hari Pertama)  :: Magister Manajemen
Green Enterpreneurship Training (GET) angkatan ke-9 diselenggarakan pada tanggal 20-24 Februari 2019. Sebelum memulai pembukaan kegiatan GET, Dr. Titus Odong Kusumadjati, MA memberikan pengantar terkait dengan cara-cara dalam membawa perubahan positif dalam berwirausaha. Perubahan tersebut dapat dimulai dengan mengikuti kesempatan pelatihan secara optimal.  Dalam kegiatan yang dikemas selama lima hari mendatang, peserta akan dibekali ilmu untuk menjadi wirausaha yang memiliki komitmen dan tujuan bisnis dengan berdasar pada nilai-nilai dan semangat gereja. Lebih lanjut, peserta juga diajak untuk mendapatkan kepercayaan diri dan kompetensi dalam berwirausaha sehingga hasilnya sesuai dengan harapan dan mampu berkontribusi dalam membentuk masa depan bersama yang lebih baik.
Misa pembukaan dipimpin oleh Romo Billy, Pr. Sesuai dengan bacaan injil tentang Yesus yang menyembuhkan dan membuka mata orang buta, Romo Billy berharap bahwa pelatihan GET dapat membuka mata para peserta untuk dapat melihat dunia yang baru. Mata terbuka untuk melihat dunia baru yang dimaksud adalah bahwa pikiran dan hati masing-masing peserta mampu terarah pada konsep berkarya dalam bisnis yang bercirikan semangat gerejawi. Melalui pelatihan, harapannya bisnis yang sudah digeluti oleh para peserta dapat menjadi berkat bagi diri sendiri, orang lain dan bumi.
Pelatihan GET hari pertama mengundang Prof. Dr. M.F. Shellyana Junaedi, M.Si. untuk menjadi pemateri dalam topik Perancangan Model Bisnis. Topik tersebut terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama diisi dengan penjelasan seputar definisi, makna, sifat dan unsur-unsur dalam kewirausahaan. Selain itu, hal yang tak kalah penting dalam sesi pertama adalah penjelasan tentang canvass bussiness model (CBM). Prof. Shelly, dengan sangat detail menjelaskan komponen-komponen dalam CBM. Analisis CBM sangat membantu para wirausaha untuk mengetahui potensi-potensi yang mendukung usaha sehingga dapat lebih maju dan berkembang. Sesi kedua diisi dengan praktek langsung para peserta pelatihan untuk membuat model bisnis yang selanjutnya dipresentasikan. Peserta pelatihan dibagi dalam enam kelompok. Mereka saling berdiskusi dalam menganalisis komponen-komponen bisnis model, seperti key resources, key partner, key value, channel dan lainnya. Dalam praktek pembuatan CBM, Prof. Shelly mendampingi, memandu serta membimbing setiap kelompok. Setelah semua kelompok meyelesaikan analisis komponen bisnis model, mereka mempresentasikannya dan langsung mendapat tanggapan dan masukan dari pembicara.
Pelatihan GET hari pertama ditutup dengan sharing usaha beberapa peserta pelatihan, yakni dari Bapak Aloysius Triyanto dengan usaha ketan susu, Bapak Mattias Pamoso dengan usaha outlet minuman, Ibu Vinda dengan usaha pempek, Ibu Basilia Bota dengan usaha aksesoris, dan Bapak Martinus Murwanto dengan usaha pemeliharaan lebah madu. Melalui pelatihan hari pertama ini, para peserta diajak untuk menggali kembali ide-ide dan gagasan mereka, sehingga diharapkan dapat melihat peluang baru dan mewujudkannya menjadi bisnis yang memberikan manfaat bagi semakin banyak orang.


Sesi foto bersama yang memang sengaja dilakukan setelah misa pembukaan GET berlangsung bersama Rm.Billy & panitia serta seluruh peserta.


Tidak lupa juga mengabadikan momen kebersamaan bersama dengan Prof.Shelly dan seluruh peserta GET Angkatan IX.


Selamat berproses selama 5 hari kedepan :)



Penulis : Tim Notulensi GET Angkatan IX.
Editor   : Tita Rupa
hal. 1  ...  2  3  4  5  6  ... 21
© 2022 - Magister Manajemen - Fakultas Ekonomi - Universitas Sanata Dharma - Universitas Sanata Dharma Yogyakarta