USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Moon at Noon: Drama Musikal Program Studi Sastra Inggris USD Onsite Pertama Setelah Pandemi

diupdate: 1 bulan yang lalu








Program Studi Sastra Inggris Universitas Sanata Dharma (USD) pada hari Selasa, 28 Juni 2022 telah mengadakan drama musikal yang berjudul Moon at Noon. Acara ini diselenggarakan di Auditorium Driyarkara, Kampus 2 USD. Sebanyak 14 aktor yang memerankan play performance dan kerja keras seluruh panitia akhirnya mampu mendapatkan hasil yang memuaskan.

Acara ini telah berhasil menjual tiket sebanyak 480 tiket. Para penonton pun rela mengantri dengan tertib saat akan memasuki ruang utama tempat pentas diadakan. Panitia juga mengucapkan terima kasih untuk para penonton yang sudah menjaga ketertiban bersama demi menjadikan acara ini sukses tanpa adanya gangguan.

Dalam wawacara Adrian dan Gebe selaku ketua panitia dan script writer. “Untuk yang beberapa waktu lalu, kita mengadaptasi saja tetapi saat ini kita sengaja mengambil tema yang relatable dengan anak Sastra Inggris”, ujar Gebe selaku script writer. “Jadi biasanya play performance yang sebelumnya diadaptasi oleh drama musikal yang sudah ada, tetapi dari sini kita mau cari gebrakan baru. Play performance 2 tahun sudah tidak ada; oke, setelah 2 tahun ini kita mau ngapain? Ternyata ada inisiatif dari teman-temen angkatan 2018 untuk mengadakan play performance tetapi script dibuat sendiri oleh kita angkatan 2018.”

Selain ingin mengusung tema yang sekiranya mampu menggambarkan situasi saat ini, tujuan lainnya adalah untuk membuktikan bahwa perbedaan akan selalu kita temukan di mana saja, namun sikap kita dalam menyikapi perbedaan tersebut tidak kalah penting. Lebih lanjut Gebe menjelaskan bahwa mungkin banyak orang yang merasa tidak cocok di lingkungannya, tapi dengan perbedaan itulah akan menjadi kekuatan, daya tarik, bahkan jalan kita untuk bersinar. Melalui play performance ini panitia berharap mampu menyampaikan pesan positif untuk siapa saja, tidak hanya untuk mahasiswa Universitas Sanata Dharma tapi untuk masyarakat di luar universitas juga.

Dengan tujuan yang mereka pegang dan gemborkan, panitia membuka kanal YouTube agar bisa melakukan siaran langsung dan menyasar masyarakat luas, yang kemudian berhasil mengumpulkan sebanyak 1384 penonton dan dibanjiri dengan live chat saat siaran langsung dimulai.

Selain menjelaskan mengenai tema, Adrian juga mengatakan bahwa, persiapan hingga menuju ke hari pementasan mengalami banyak proses penyusuaian dikarenakan pandemi, namun melalui penyesuaian yang panjang kurang lebih selama 1 tahun, akhirnya terbayarkan dengan sambutan meriah dari para penonton onsite dan online. Di akhir wawancara, Adrian dan Gebe memberikan pesan kepada kita bahwa “menjadi berbeda itu harusnya bukan menjadi sesuatu yang membatasi gerak kita, tetapi menjadi kekuatan kita. Dan selain itu juga, terimakasih sudah hadir, sampai jumpa pada play performance 2023”.

Dalam kesempatan lain, suksesnya acara ini dikonfimasi oleh salah satu penonton yang hadir onsite di Auditorium Driyarkara. Joan mengatakan, play performance yang diadakan sangatlah bagus. Selain itu Joan juga mendapatkan banyak pesan positif dari performance yang telah ditontonnya.

(KN & TA)

  kembali