USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Bakti Sosial Pendidikan Matematika di Tahun 2021 dengan Mengajar di Dusun Malangrejo

diupdate: 2 minggu yang lalu





Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Matematika (PMAT), Universitas Sanata Dharma (USD) mengadakan bakti sosial, yang merupakan salah satu program kerja sebagai wujud dari kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan masyarakat yang membutuhkan bantuan yang meningkatkan rasa kemanusiaan terhadap sesama sebagai mahasiswa terpelajar. “Kegiatan ini perlu diadakan agar mahasiswa, mahasiswa PMAT USD khususnya, dapat meningkatkan tenggang rasa terhadap orang lain,” ungkap Wakaprodi PMAT, Maria Suci Apriani, S.Pd., M.Sc. Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan dalam bentuk kegiatan belajar mengajar untuk mata pelajaran Matematika di Dusun Malangrejo dengan pertimbangan jumlah volunteer dapat mengajar secara optimal dengan sistem 3 sampai 4 volunteer mengajar satu kelompok murid atau setiap kelas yang terdiri dari 2 sampai 5 siswa. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa PMAT USD dari angkatan 2019 hingga angkatan 2021 sebagai pengajar untuk warga usia TK hingga kelas 6 SD dan dosen sebagai pendamping volunteer dalam mengajar.

Bakti sosial dilaksanakan setiap hari Kamis pukul 16:00 – 17:15 WIB dan dilaksanakan selama 2 periode, periode pertama dimulai pada tanggal 25 Februari – 17 Juni 2021 dan periode kedua dimulai pada tanggal 16 September – 29 November 2021. Pada periode pertama, bakti sosial diikuti oleh 58 peserta, 14 volunteer, dan dosen pendamping yaitu Bapak Dominikus Arif Budi Prasetyo M.Si, Ibu Maria Suci Apriani, S.Pd., M.Sc, Bapak Febi Sanjaya M.Sc, Ibu Margaretha Madha Melissa M.Pd, dan Ibu Niluh Sulistyani M.Pd. Pada periode kedua, bakti sosial diikuti 59 peserta, 25 volunteer, dan dosen pendamping yaitu Bapak Dominikus Arif Budi Prasetyo M.Si, Ibu Maria Suci Apriani, S.Pd., M.Sc, Bapak Febi Sanjaya M.Sc, dan Ibu Dr. Chatarina Enny Murwaningtyas.

Pada bakti sosial ini volunteer dapat mengaplikasikan ilmu dan teori-teori pembelajaran yang dimiliki dan dipelajari melalui kegiatan bakti sosial ini. Volunteer mendapatkan pandangan cara memahami siswa/i atau cara menjadi seorang pendidik yang baik. Volunteer tidak lagi mengajarkan secara konvensional saja tetapi juga menggunakan alat peraga. Alat peraga tersebut pun dibuat dan didesain sendiri oleh volunteer sehingga keterampilan dalam membuat dan menggunakan alat perga juga terlatih. Adanya kegiatan bakti sosial ini juga mengembangkan kebersamaan antar angkatan. Volunteer dari angkatan 2019, 2020, dan 2021 terlihat sudah saling mengenal dengan berbagi cerita sewaktu menghadapi peserta baksos yang berbeda karakter individunya. Tidak hanya itu, kegiatan bakti sosial yang telah terlaksanakan juga telah menumbuhkan rasa peka, dan bertanggung jawab ketika ada volunteer yang kesulitan menangani kelas yang diajarkannya atau ketika volunteer lain sedang berhalangan hadir. Volunteer telah mengembangkan rasa simpati dan empatinya dengan terjun langsung di tengah-tengah masyarakat dan ikut ambil andil untuk mengajarkan matematika dengan baik.

(MET & MDS)

  kembali