USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Kegiatan Tahun Ignasian di Asia Pasifik

diupdate: 3 minggu yang lalu




Tahun Ignasian merupakan peringatan akan titik balik Santo Ignasius dari Loyola yang mengalami tembakan meriam pada kakinya di pertempuran Pamplona. Dari peristiwa tersebut Santo Ignasius mengalami transformasi dan pertobatan spiritual di mana akhirnya ia membentuk Serikat Yesus. Tahun ini adalah peringatan Tahun Ignasian ke 500 yang jatuh pada bulan Mei 2021. Tema dari tahun Ignasian IAJU adalah From Profession to Purpose: Discern your authentic self in the new normal. Tema ini mengajak para mahasiswa, dosen, dan karyawan di Universitas Yesuit untuk melakukan refleksi yang lebih dalam tentang bakat, hasrat  dan sumbangan apa yang bisa diberikan kepada dunia.

Di tahun Ignasian yang ke 500 ini, AJCU-AP (Association of Jesuit Colleges and Universities in Asia Pacific) melakukan pertemuan secara daring untuk merencanakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan sebagai peringatan tahun Ignasian. Pertemuan diadakan pada tanggal 14 Juli 2021 yang dibuka dengan doa oleh Fr. Romio Brahma, S.J dari Fu Jen Catholic University dan dilanjutkan dengan sambutan dari Presiden AJCU-AP, Bapak Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D. Pertemuan selama satu setengah jam dipimpin oleh Bapak F.X. Ouda Teda Ena, M.Pd., Ed.D., selaku Wakil Rektor 4 Universitas Sanata Dhama yang juga sebagai Sekretaris AJCU-AP.

Pertemuan dihadiri oleh perwakilan dari Universitas Yesuit di Filipina, Jepang, Korea, Taiwan, dan Tiongkok. Universitas-universitas tersebut yakni Ateneo de Davao University, Xavier University, Ateneo de Manilla University, Sophia University, Elisabeth University of Music,  Sogang University, Fu Jen University, The Beijing Center dan Ricci Hall, The University of Hongkong.

Pertemuan menghasilkan tiga rincian kegiatan. Kegiatan yang pertama adalah Online Round Table Discussion for Students. Dengan tema Reimagining Higher Education: Post Covid Classrooms kegiatan ini bertujuan untuk mengajak mahasiswa perwakilan dari Universitas Yesuit di Asia Pasifik berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapi selama masa pandemi. Kegiatan ini dihadiri juga oleh para anggota fakultas yang diharapkan dapat mendengarkan pengalaman dan tantangan dari para mahasiswa dan berdiskusi. Setiap Universitas mengajukan 5 (lima) mahasiswa sebagai anggota dan 1 (satu) mahasiswa sebagai pembicara. Kegiatan akan diadakan pada tanggal 24 September 2021 dan pendaftaran dibuka pada bulan Juli sampai September 2021 melalui halaman web AJCU-AP.

Kegiatan yang kedua adalah Online Round Table Discussion for Faculty Members. Kegiatan yang bertemakan Reimagining Higher Education: Post Covid Classrooms and Regional Collaborations ini memiliki tujuan yang sama dengan kegiatan pertama di mana para peserta yang adalah anggota fakultas perwakilan dari negara-negara anggota AJCU-AP juga diajak untuk berbagi pengalaman dan tantangan di masa pandemi ini. Setiap negara mengajukan 1 (satu) perwakilan. Dalam kegiatan ini juga diharapkan akan muncul ide-ide kolaborasi baru antar universitas di AJCU-AP yang memperkuat dan meningkatkan jalinan sesama universitas AJCU-AP. Kegiatan ini akan diadakan pada tanggal 25 Maret 2022 dan pendaftaran dibuka pada bulan Juli 2021 sampai Februari 2022 melalui halaman web AJCU-AP.

Kegiatan ketiga adalah Short Video Competition. Dengan tema Covid-19 pandemic as a cannonball moment, kegiatan ini mengajak para mahasiswa di universitas anggota AJCU-AP untuk membuat video pendek berisikan peristiwa titik balik di masa pandemi, yang dikemas menurut kreativitas mahasiswa. Setiap Universitas mengirimkan 3 (tiga) video yang kemudian akan diseleksi oleh para juri dari Fu Jen University dari Taiwan, Ateneo de Manilla University dari Filipina, Xavier Learning Community dari Thailand, Universitas Sanata Dharma dari Indonesia, dan Xavier University dari Filipina. Kegiatan ini akan diadakan pada awal tahun 2022.

Sebagai salah satu universitas anggota AJCU-AP, Universitas Sanata Dharma mengajak para mahasiswa dan dosen untuk ikut berpartisipasi pada kegiatan Internasional tersebut. Akan ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari kegiatan tersebut, seperti wawasan mengenai situasi di masa pandemi dari berbagai negara, penguatan dari sesama kolega universitas Yesuit di negara lain, bahkan ide-ide untuk melakukan kolaborasi baru antar Universitas anggota AJCU-AP. Sehingga masa pandemi ini bisa menjadi momen titik balik dan pertobatan bagi seluruh warga Universitas Sanata Dharma untuk mengembangkan diri menjawab tantangan zaman.

(AAS)

  kembali