Magister Manajemen

Fakultas Ekonomi - Universitas Sanata Dharma

<< WEB FAKULTAS

BERITA

Green Entrepreneurship Training (GET) - Pentingnya Aspek Produksi dan Pemasaran
09 June 2017
Green Entrepreneurship Training (GET) - Pentingnya Aspek Produksi dan Pemasaran  :: Magister Manajemen

MM News. Pelatihan GET 4 pada hari ini Kamis 8 Juni 2017 terdiri dari dua sesi yaitu pertama, Pengembangan Produksi/Operasi dan Pemasaran yang dibawakan oleh  Dra. Maria Selastiningsih, Akt. Beliau menjelaskan bahwa dalam marketing yang penting adalah sentuhan baik itu mata, pendengaran dan hati dengan sesuatu yang nyata bukan hoax.  Seorang pengusaha harus memiliki tujuan (impian) yang jelas, terukur dan visioner.  Step pertama. 1) positioning your business: produksi, distribusi atau pemasaran? Seorang pengusaha harus memilih salah satu karena masing-masing memiliki sistem manajemen yang berbeda.  2) apa yang anda jual: product atau services. 3) identifikasi setiap prosesnya.  Step kedua konsistensi. Step ketiga. kesinambungan Plan-do-check-action. Step empat, dokumentasikan semua kegiatan atau proses bisnis.  beliau juga meyinggung seputar marketing. Dalam Pemasaran (marketing) ada tujuh hal yang harus diperhatikan yaitu 1) Positioning your business, 2) dimana anda berlayar: red ocean (banyak pesaing) atau blue ocean (sedikit atau tidak ada saingan), 3) strategi tempat: dimana lapaknya (offline atau online) 4) strategi harga 5) tulis marketing plan: keunggulan  produk, target audiens (anak-anak, dewasa, perempuan, wanita dll) 6) action: buat penawaran, arahkan dan jadikan sales 7) berinovasi atau mati. Dalam bisnis, seorang penguasa harus bisa flexible, tidak kaku seperti antara mati atau hidup.

        Kedua, Pengembangan pemasaran (selling/salesmanship) yang dibawakan oleh Ferry Jusuf. Dalam bisnis ada tiga bentuk inonasi yaitu Inovasi di produk, inovasi di model bisnis, inovasi di proses.  Jualan itu adalah emosional. Dalam penjualan harus ada strategi (misalnya strategi nyaman)  dan taktik (misalnya pengaturan suhu, pemilihan warna dinding).  Harus disadari bahwa konsumen saat ini mempelajari produk, mengambil keputusan sendiri dan membeli dengan atau tanpa melalui tenaga penjualan. Tiga tahap selling yaitu introduction, body dan conclusion. Tahap introduction ada opener, topic, agenda dan grooming. Pada opener ada 9 taktik yaitu 1) visual impact, 2) powerful question, 3) audience participation, 4) story, 5) four statement, 6) pujian, 7) fakta yang mengejutkan, 8) kutipan, dan 9) Humor.  Tahap body ada poin  utama (5W +1H, masalah vs solusi, to the poin, versus, kronologis, fungsional), poin tambahan dan ilustrasi (logos: logika, data, fakta, angka, statistika, survey; pathos: cerita, personal, historical, perumpamaan). Tahap conclusion review dan closing statement (janji, ajak, kutipan, story, nyanyi, pantun).

         Dari pemaparan mereka berdua ada beberapa hal menarik yang mereka sampaikan. Bisnis itu harus fair. Berikan kostumer apa yang menjadikan haknya. Lakukan apa yang diucapkan.  Jangan serakah (greedy), jangan merugikan bisnis jangka panjang karena kerugian–kerugian jangka pendek. Jangan pelit dalam berbagi baik materi maupun ilmu. Jangan berkeringat atau menghabiskan waktu atau energi untuk persoalan-persoalan  yang tak berguna. Pelatihan hari ini sangat menarik dengan partisipasi para peserta dengan pemateri yang luar biasa.

 

hal. 1  2  3  4  5  ...  11
© 2017 - Magister Manajemen - Fakultas Ekonomi - Universitas Sanata Dharma - Universitas Sanata Dharma Yogyakarta