www.usd.ac.id
www.usd.ac.id
  Cerdas & Humanis
English Version  English Version
Loading
HOME TENTANG USD PENERIMAAN MAHASISWA BARU AKADEMIK
  Mail USD      Kontak
:: Berita Kegiatan
ASCOLTACI #12: Erotisme Dalam Film Horor Indonesia
USD | 31 August 2017 | 08:34 WIB
  
ASCOLTACI #12: Erotisme Dalam Film Horor Indonesia :: usd.ac.id

Selasa (29/8) Program Magister Ilmu Religi dan Budaya Universitas Sanata Dharma (IRB USD) menyelenggarakan rangkaian seminar hasil penelitian (ASCOLTACI) ke duabelas. ASCOLTACI (yang berarti “dengarkanlah kami”) mengajak peserta seminar untuk mendukung para peneliti muda dengan mendengarkan mereka dan temuan-temuannya. ASCOLTACI juga dimaksudkan untuk mengenali berbagai persoalan sosial dan budaya masyarakat kita dan mengembangkan gagasan-gagasan terobosan untuk kebaikan kita bersama berdasarkan hasil penelitian. ASCOLTACI melengkapi kegiatan ASCOLTATE, sebuah recital music bulanan yang diselenggarakan di Program Pasca Sarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.

ASCOLTACI #12 yang memaparkan tema tentang Erotisme Dalam Film Horor Indonesia bertempat di Ruang Kadarman Gedung Pusat Kampus 2 USD dengan pembicara oleh Clemens Felix Setiyawan (Alumnus IRB USD) dan Kiki Pea (Jurnalis). Acara seminar ini dibuka oleh sambutan dari Direktur Program Pasca Sarjana USD sekaligus Ketua Program Magister IRB USD Dr. Gregorius Budi Subanar, SJ. Acara ini bekerjasama dengan Program Pasca Sarjana ISI Yogyakarta dan dihadiri oleh mahasiswa dari beberapa kampus yang ada di Yogyakarta. Dalam perjalanan acara diselingi oleh penampilan grup musik “Lintang Panjer Enjing” dari ISI Yogyakarta.

Acara seminar ini terbagi menjadi 3 sesi yakni sesi pertama diisi oleh pembicara dari alumnus IRB USD, Clemens Felix Setiyawan, dengan memaparkan hasil penelitian yang berjudul Erotisme Dalam Kengerian. Penelitiannya yang memiliki sudut pandang sebagai penonton menyatakan bahwa: “Pola film horor Indonesia dari tahun 2003-2014 sangat berbeda dengan film horor pada tahun 90-an. Pada tahun 90-an bau mitos dan kecerdasan lokal sangat kuat tergambar pada karakter tokoh. Lain halnya dengan tahun 2003-2014, horor demonik dan erotisme menjadi hal yang dominan”. Bapak Felix berpendapat bahwa film horor Indonesia hanya memberikan sentuhan kejutan. Ketakutan dan rasa trauma tidak lagi dituangkan dalam perfilman horor Indoensia. Sesi ini semakin seru karena peserta seminar disuguhkan beberapa cuplikan film horror di Indonesia.

Sesi kedua diisi oleh pembicara tamu yang bergelut di bidang jurnalis sekaligus videographer Tribun Jogja yang bernama Kiki Pea. Kiki Pea memaparkan makalahnya yang mengusung judul Esek-esek Film Horor Indonesia. Beliau mengatakan film adalah alat untuk belajar berbagai macam kultur di masyarakat, di tempat yang kita tahu ataupun belum tahu. Film adalah media belajar untuk mengetahui zaman tertentu. Dalam presentasinya, beliau menyatakan film horror Indonesia sangat jauh dari realitas kehidupan. Penikmat film tidak lagi menemukan ketakutan alih-alih malah tertawa. Tujuan edukasi dan juga pemberi informasi tidak dapat diharapkan dikancah perfilman horor Indonesia. Sebagai seorang jurnalis beliau berhasil mewawancarai beberapa sineas Indonesiadi antaranya adalah Ifa Isvansyah seorang sutradara film Garuda di Dadaku yang mengatakan bahwa “awal mulanya film horor Indonesia dibuat sebagai kritik sosial, namun yang terjadi di masyarakat sekarang, film horor Indonesia malah menjadi barang dagangan. Seperti kacang goreng asal murah dan enak begitulah cara penikmat film horor Indonesia menghabiskan uang di bioskop”.

Sesi terakhir adalah sesi tanya jawab. Pada sesi ini terdapat 9 penanya yang dipilih untuk melontarkan pertanyaan, kritik dan saran terhadap paparan pembicara. Salah satu di antara mereka adalah saudari Angel (UGM) yang merasa prihatin terhadap perfilman horor Indonesia yang mengeksploitasi tubuh perempuan sebagai objeknya. Setelah sesi tanya jawab selesai ditutup dengan pemberian kenang-kenangan kepada pembicara oleh Direktur Pasca Sarjana USD. Seluruh rangkaian acara seminar ditutup dengan acara ramah-tamah.

(SV & MCMKS)

<< kembali

FAKULTAS

Fakultas Ekonomi
Fakultas Farmasi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Fakultas Psikologi
Fakultas Sains dan Teknologi
Fakultas Sastra
Fakultas Teologi
Program Pasca Sarjana

BIRO

Biro Administrasi Akademik
Biro Kerjasama dan Hubungan Internasional
Biro Layanan Umum
Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi
Biro Keuangan
Biro Personalia
Biro Sarana dan Prasarana
Biro Hubungan Masyarakat

LEMBAGA

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Lembaga Bahasa
Lembaga Penjaminan Mutu

PROGRAM KURSUS BERSERTIFIKAT

English Extension Course
Pel. Kom. Interaktif Bhs Inggris P 60 Jam
Indonesian Language & Culture Intensive Course

LINK

Lembaga Studi Realino
ExeLSa
MonEvIn
Oriental Scholar
Politeknik Mekatronika Sanata Dharma
 

KONTAK

humas@usd.ac.id

USD WEB BADGE

WebBadge USD

JEJARING SOSIAL

Facebook Sanata Dharma Twitter Sanata Dharma Instagram Sanata Dharma
© 2017 - Universitas Sanata Dharma Yogyakarta  |  54.198.247.44: - 1361.1 ms  |   18 user(s) online