Universitas Sanata Dharma : www.usd.ac.id

Universitas Sanata Dharma

Biro Keuangan

HomeProfileBeritaAgendaFasilitasKontak

 Berita

Tata Cara Penyampaian SPT Tahunan secara e-filing .
e-filing Membantu Melaporkan SPT Tahunan .
Perubahan Jadwal Pengajuan Reskes Pegawai .
Pengajuan Reskes .
Pelatihan Customer Service Biro Keuangan .
Penghematan BBM dan Listrik Mulai 1 Juni .
Awas...PTS Jangan Tertipu Dana Hibah! .
Peringkat ON MIPA Wilayah V Kimia .
Peringkat ON MIPA Wilayah V Biologi .
Daftar Penerima Bantuan Tugas Akhir .
hal. 1  2  
e-filing Membantu Melaporkan SPT Tahunan
10 March 2014

Penyampaian SPT Tahunan bagi wajib pajak orang pribadi sudah hampir dekat, bersamaan dengan hal itu Dirjen Pajak membantu Wajib Pajak dengan membuat e-Filling yang mempermudah wajib pajak dalam melaporkan SPT Tahunan khususnya SPT 1770S dan 1770SS yang diatur dalam PER-1/PJ/2014 tentang Tata Cara Penyampian Surat Pemberitahuan Tahunan Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang menggunakan formulir 1770S dan 1770SS secara e-Filing melalui website Dirjen Pajak. Perkembangan teknologi informasi juga salah satu mendorong Dirjen Pajak dalam melakukan peningkatan pelayanan kepada Wajib Pajak. Wajib Pajak nantinya tidak perlu datang keKantor Pelayanan Pajak hanya untuk melaporkan, hanya dengan dirumah atau dikantor dengan mengakses www.pajak.go.id. Lalu bagaimana tata cara dan implikasinya akan dibahas dalam artikel ini.


Sebelum memasuki tata cara pelaksanaannya, pengertian dari e-Filing dan criteria apa saja yang harus terpenuhi bagi Wajib Pajak yang akan melapor dengan e-Filing harus kita ketahui terlebih dahulu. E-Filing sendiri merupakan suatu tata cara penyampaian SPT Tahunan secara elektronik yang dilakukan secara online dan real time melalui internet pada website Direktorat Jenderal Pajak (www.pajak.go.id) atau penyedia jasa aplikasi atau Application Service Provider (ASP). Sedangkan untuk batasan Wajib Pajak yang diperbolehkan melaporkan SPTnya melalui e-Filing adalah
SPT Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi bagi Wajib Pajak yang mempunyai penghasilan dari satu atau lebih pemberi kerja dari dalam negeri lainnya dan/atau yang dikenakan Pajak Penghasilan final dan/atau bersifat final atau yang biasa disebut dengan formulir 1770S
SPT Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi Sangat Sederhana bagi Wajib Pajak yang mempunyai penghasilan selain dari usaha dan/atau pekerjaan bebas dengan jumlah penghasilan bruto tidak lebih dari Rp. 60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah) setahun atau yang biasa disebut formulir 1770SS.


Berdasarkan penjelasan diatas apakah Bapak/Ibu termasuk 1770S dan 1770SS, maka bisa menggunakan layanan ini. Selanjutnya bagaimana tata cara pendaftarannya adalah sebagai berikut;

Wajib Pajak sebelum melaporkan melalui e-filing harus memiliki e-FIN. e-FIN adalah nomor PIN yang diperoleh dari Dirjen Pajak dengan proses pengajuan sebagai berikut

  • Pemohon menyertakan asli kartu identitas diri wajib pajak atau kuasanya untuk ditujukan kepada petugas pajak;
  • Fotocopy identitas diri wajib pajak dan fotocopi NPWP atau Surat Keterangan Terdaftar Wajib Pajak;
  • Surat Kuasa khusus bermaterai sebagai formulir permohonan e-FIN dalam hal permohonan disampaikan oleh kuasa Wajib Pajak

Apabila permohonan lengkap e-FIN akan diterbitkan oleh Dirjen Pajak maksimal 1 Hari Kerja dan disampaikan langsung ke Wajib Pajak.
Mendaftarkan e-FIN yang sudah diperoleh dari Dirjen Pajak sesuai dengan batas waktunya yaitu 30 Hari.
Mendaftarkan e-FIN yang sudah diterbitkan oleh Dirjen Pajak maksimal 30 hari setelah e-FIN diterima oleh Wajib Pajak. Pada saat pendaftaran melalui website dirjen pajak harus dilengkapi alamat email, dan no. telp atau handphone untuk mengirimkan kode verifikasi, notifikasi dan Bukti Penerimaan Elektronik.
Wajib Pajak yang sudah mendapatkan e-FIN dan mendaftarkan di Website Dirjen pajak, harus mengisi aplikasi e-SPT dengan benar, lengkap dan jelas.
Bagi Wajib Pajak yang sudah melakukan langkah 1 dan 2, selanjutnya dapat melaporkan SPT Tahunannya dengan cara mengisi aplikasi e-SPT dengan benar, lengkap dan jelas. Apabila terjadi Kurang Bayar, maka pada saat pengisian e-Filing harus mencantumkan nomor NTPN atas pembayaran PPh Pasal 29 sebagai bukti pembayaran. Apabila pengisian telah lengkap Dirjen Pajak akan mengirimkan kode verifikasi sebagai pengganti tanda tangan elektronik, dan setelah lengkap secara keseluruhan Dirjen Pajak selanjutnya akan mengirimkan Tanda Bukti Penerimaan Elektronik sebagai tanda terima penyampaian SPT Tahunan dan disampaikan ke alamat wajib pajak atau alamat email. Proses penyampaian SPT Tahunan melalui e-Filing sudah diterima.
Jadi bagi Bapak/Ibu wajib pajak orang pribadi yang akan melaporkan SPT Tahunan dengan form 1770S dan 1770SS, bisa mempersiapkan diri untuk melaporkan SPT Tahunannya melalui e-Filing dan mengikuti langkah-langkah tersebut diatas. Demikian artikel ini dibuat semoga bermanfaat.

 

Sumber : http://www.jtanzilco.com